Dokter Kanada Membantu Wanita Uganda Melahirkan Anak di Pesawat
World News

Dokter Kanada Membantu Wanita Uganda Melahirkan Anak di Pesawat

Dokter Kanada Aisha Khatib membantu seorang wanita Uganda melahirkan bayi dalam penerbangan semalam pada awal Desember. Khatib membagikan foto-foto dirinya dan bayinya sebelumnya pada hari Jumat di Twitter.

Dr Khatib yang bekerja sebagai profesor di Universitas Toronto sedang dalam perjalanan ke Entebbe di Uganda ketika operator penerbangan bertanya apakah ada dokter di pesawat dan Khatib menjawab. Bayi itu, lahir dari seorang pekerja migran Uganda yang sedang dalam perjalanan pulang dari Arab Saudi, diberi nama Miracle Aisha, sesuai dengan nama dokter yang membantu melahirkannya, menurut sebuah laporan oleh kantor berita BBC.

“Saya melihat kerumunan orang berkumpul di sekitar pasien. Ketika saya semakin dekat saya melihat wanita ini berbaring di kursi dengan kepala ke arah lorong dan kaki ke arah jendela. Dan bayinya keluar!,” kata Dr Khatib seperti dikutip oleh kantor berita BBC.

“Saya melihat bayinya, dan dia stabil, dan saya melihat ibunya dan dia baik-baik saja. Jadi saya seperti, ‘Selamat, dia perempuan.’ Kemudian seluruh pesawat mulai bertepuk tangan dan bersorak,” tambahnya lebih lanjut.

Dalam tweetnya pada hari Jumat, Khatib berterima kasih kepada awak maskapai Qatar Airways karena telah membantunya melahirkan bersama dengan dua orang lainnya, seorang perawat onkologi dan seorang dokter anak dari Medecins Sans Frontieres (MSF). Bayi setelah lahir menangis dengan kuat.

Dr Khatib juga mengatakan kepada BBC bahwa dia senang anak itu dinamai menurut namanya dan mengatakan bahwa itu adalah ‘bagian terbaik dari cerita’. Laporan BBC juga mengatakan bahwa Miracle Aisha menerima kalung emas yang dikenakan Aisha dan kalung itu bertuliskan Aisha dalam bahasa Arab.

Dia mengatakan kepada kantor berita bahwa alasan di balik pemberian kalung itu adalah untuk memastikan bahwa Miracle Aisha mengingat dokter yang membantu melahirkannya setinggi 35.000 kaki di udara. Khatib membagikan foto-foto itu akhir pekan lalu ketika dia sibuk merawat pasien di Toronto, yang menghadapi peningkatan kasus Covid-19.

Dia berada di penerbangan itu karena dia melatih pekerja lokal di Uganda. Dia kembali ke Kanada pada 18 Desember ketika kasus Covid-19 meningkat.

Baca semua Berita Terbaru, Berita Terkini, dan Berita Coronavirus di sini.

Posted By : totobet hk